Senin, 18 Maret 2013

tanah mendung hujan

0

tanah tengadah dalam kerinduan
mana rintiknya? mana hujannya?
mana air yang biasa menelusupi tiap celah antara hara dan liatnya?
ah, tanah lupa rupanya
bukankah mendung lebih sering bercengkrama dengan hujan
tanah selamanya akan di bawah, cuma bisa tengadah
ia tak mungkin jadi mendung, di atas sana, jauh

jadi tanah masih tengadah
diuapkannya rindu sampai ke awan
berharap pesannya sampai ke titik-titik air
ia merindu hujan
rindu sekali

Related Posts:

  • ini sabtu malam, bukan malam minggu :)Sudah menjadi rahasia umum kalau weekend itu sangat-sangat dinantikan oleh sejuta umat. Bahkan mungkin sejak hari Jumat, banyak yang sudah mulai menyu… Read More
  • taman, senja hari :)ada masanya bongkah paving ini akan berkisah tentang daun-daun kering yang bergemerisik mencoba meronta dari sapuan atau gelindingan kerikil-kerikil k… Read More
  • Cinta : Kata Benda atau Kata Kerja? Siapa sih yang masih asing dengan kata “cinta”? Berbagai kosa kata dirangkai hanya demi mencoba menerjemahkannya ke… Read More
  • ibadahkan cintamu :)jika mencintai aku adalah suatu kesalahan maka segeralah mencari tahu bagaimana caranya mencintai aku dengan benar jika mencintai aku adalah sebuah d… Read More
  • aku bahagia denganmu Seperti biasa, tidak begitu banyak waktu yang kita habiskan bersama-sama. Tidak, kita tidak pernah jalan-jalan berdua ke bioskop atau ke mall… Read More

0 komentar:

Posting Komentar