Sabtu, 06 Desember 2014

Buket bunga

5

Buket bunga yang diletakkan di teras sekian lama
Pernah terlihat seorang berjas cokelat membawanya
Di depan pintu, menanti

Anak kecil pernah melewati rumah itu
Terkesan dengan buket bunga
Warna-warni
Bahkan beberapa kali kupu-kupu mampir
Tapi ia teringat pesan ibunya
Jangan ambil apapun yang bukan miliknya
Ia pun pergi

Seorang wanita muda pun  pernah melihatnya
Dengan tatapan penuh iba
Dan sayang
Saat kuntum wangi itu menunjukkan masa layunya mulai datang
Menguning di sana-sini
Beberapa sudut yang berubah warna

Pintu rumah itu masih saja tertutup
Hingga buket bunga itu tinggal tali pengikatnya saja
Sementara isinya telah tenggelam
Menyatu dengan tanah sebagai hara

Sampai suatu saat hujan turun
Dua telapak tangan terulur dari jendela, mencoba meraba hujan

Ia tersenyum, menangkupkan kedua tangan ke depan hidungnya
Seperti sedang mencium wangi bunga

Ah, mungkin seperseribu hara itu ada yang terbawa uap sampai ke awan
Turun sebagai hujan
Yang akhirnya sampai kepada penghuni rumah...

Walau lama.

Related Posts:

  • ibadahkan cintamu :)jika mencintai aku adalah suatu kesalahan maka segeralah mencari tahu bagaimana caranya mencintai aku dengan benar jika mencintai aku adalah sebuah d… Read More
  • taman, senja hari :)ada masanya bongkah paving ini akan berkisah tentang daun-daun kering yang bergemerisik mencoba meronta dari sapuan atau gelindingan kerikil-kerikil k… Read More
  • did you know ? :)did you know ? i love it when my eyes meet yours then we're smiling like we talked to each other did you know ? i love to sing along with you even … Read More
  • kepada hujan :)kepada hujan yang sama merintik di teras rumahmu mungkin sedikit lebih beruntung karena dapat menjumpaimu sedang aku hanya duduk di sini berharap mend… Read More
  • randompikiranku berkecamuk sementara ketiadaan memporak-porandakan isi batinku sepertinya memburuk bukan salahmu memang, ini kan kata kesepakatan aku menco… Read More

5 komentar:

  1. Buket bunga yang menawan, yang saya "tangkap" dari puisi ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. multitafsir, itu yang bikin puisi selalu menarik.. makasi mba Titis :D - See more at: http://ceritatentangpelangi.blogspot.com/2014/12/buket-bunga.html?showComment=1418090195775#c2298157805828113715

      Hapus